Thursday, November 09, 2006

Different culture

One of the dating tips for Indonesian girls: Do not have sex before married. He will only think about the sex and even more, he will think that you are an easy girl.

One of the dating tips for western girls: Do not have sex on the first date. Having sex on the first date will make your relationship becoming so superficial. He will think about the sex, nothing else.

Sebenernya inti dari tips2 tersebut sama ya, cuma timeframe-nya aja yang beda. Yang pertama before married, yang kedua lebih longgar cuma on the first date selebihnya suka2 aja asal jangan sampe hamil/MBA/Hamdan ATT (Hamil duluan Anak Tanda Tanya) or kena AIDS . Kenapa ya timeframe yang western country lebih cepat dari Indonesia? Apa karena mereka negara maju, jadi semuanya memang lebih cepat?Jangan2 nanti di Indonesia juga akan terjadi pergeseran timeframe?

Anyway yang bikin aku bingung dan takut, gimana ya nanti kalo aku punya anak perempuan? Aku kan tinggal di negara yang notabene hampir semua penduduknya menjalankan the second tips instead of the first one?!! Any sugesstion?

10 Comments:

Anonymous Anonymous said...

Hmm..saya punya seorang anak perempuan :).
Yang pertama dari kecil selalu dibimbinglah untuk selalu berada di jalan yg benar.
Yang kedua ,selalu didoakan semoga jadi anak yg benar,minta pada Allah swt jangan sampee anak2 kita berada dijalur yg salah,getu kali yaah :)

9:28 AM  
Blogger me said...

memang harus banyak2 berdoa kali ya mbak kalo tinggal di western country :)

9:29 AM  
Anonymous Anonymous said...

Hamdan ATT...Huahahahaha....br denger kali ini neh istilah ini.....ada2 aja...hahahahahaha.........

9:30 AM  
Anonymous Anonymous said...

western pun tampangnya lebih DULUAN tua dibanding Indonesia :)))

9:30 AM  
Blogger me said...

iya tp orang western lebih awet tua dari orang Indonesia. Bandingkan lansia Indonesia usia 70 tahun dengan lansia western dengan usia yang sama. Lansia western secara fisik dan wajah jauh lebih baik daripada nenek2 dan kakek2 Indonesia walaupun usianya sama. Usia harapan hidupnya pun lebih panjang dibandingkan org Indonesia. Kenapa begitu ya?

9:31 AM  
Anonymous Anonymous said...

teman muslimku di australi stress ketika anak gadisnya mula menses. dia bawa ke doktor supaya dpt prescription for the pill! pergaulan di sana sangat bebas jadi dia bimbang anaknya hamil.
i hv 2 teenage girls (17 n 16 yr olds) n never stop thinking abt tis. aku setuju dgn mbak hairunnisa...bimbingan agama dan doa orgtua....seterusnya kita berserah kepada allah swt.

11:36 AM  
Blogger me said...

iya betul ya mbak.. tidak ada hal lain yang lebih powerful selain doa orang tua :)

11:37 AM  
Anonymous Anonymous said...

yep perbedaan kultur bikin bingung ... sebagai ortu kita cuma bisa ajarin dan ingetin selebihnya berserah kepada yg DIATAS.
di INDO yg kulturnya ketat ajah tetep ajah tuh pergaulan bebas TAK TERHINDARI ... so intinya bukan dimana kita bermukim (WEST or EAST), tp gimana ajaran dan didikan kita buat anak2 + gimana anak itu sendiri mencerna ajaran kita. Kita bisa ajah ajarin ini itu kemereka, larang ini itu ... tp kalo si anak mencernanya lain? sianak kan juga manusia yg punya jalan pikiran sendiri!

nah gue rasa yg kita harus pusingin adalah gimana supaya anak kita bisa kita yakinin utk mengikuti kultur kita. kalo pun mereka ternyata memilih cara berpikir yg lain, yg terakhir yg kita bisa lakukan adalah .. ingetin utk bahayanya penyakit ini dan itu.

ga semua orang dari negara2 western yg menyetujui free sex loh .. ga bisa dipokok rata deh.

11:40 AM  
Blogger me said...

iya betul juga sih, di mana pun kita tinggal hal2 seperti itu memang ga bisa dihindari. Tapi kalo di Indonesia setidaknya kan banyak orang/teman/keluarga yang bisa membantu mengawasi dan mengingatkan. Berdoa aja kali yahh biar bisa mendidik anak dengan baik. Biasalah mbak ketakutan dan kebingungan preparental :)

11:41 AM  
Anonymous Anonymous said...

iya,aku setuju banget sama mba niezniez...kalo menurut aku yg paling penting adalah ajaran agama dari orang tua mulai dari si anak kecil..

7:08 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home