Agar Suami Merasa Istimewa
Jika ingin memperlihatkan pada pasangan betapa dia begitu istimewa, Anda bisa saja bilang, "Aku sayang kamu." Atau, memberinya kejutan-kejutan kecil yang manis. Di atas segalanya, sebetulnya cara terbaik untuk membuatnya merasa istimewa adalah dengan tindakan atau perbuatan yang sederhana.
Bila ingin membuatnya bahagia dan merasa beruntung telah menikahi wanita impian (yaitu Anda), terapkanlah salah satu atau beberapa tips berikut ini.
1. Beri waktu untuk sendiri
Selain pekerjaan dan keluarga, seorang pria memang sangat membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri karena hal ini akan membantu mereka untuk berubah dari seseorang yang kaku dan berwibawa menjadi seorang pria yang penuh perhatian dan kasih sayang. Banyak wanita yang menggunakan berbicara sebagai cara memperkuat ikatan, tetapi banyak pria menganggap berbicara sebagai sesuatu yang harus dilakukannya sepanjang hari untuk memastikan mereka tidak didesak ataupun dipaksa.
2. Dengarkanlah dia
Sering kali, sesuatu yang menurut suami menarik atau penting namun belum tentu menarik dan penting bagi Anda. Oleh karena itu, pandai-pandailah bersikap. Jika perlu berdiplomasilah sedikit. Tak ada ruginya, kok, memberi perhatian atas apa yang diceritakannya walau mungkin Anda tidak tertarik dengan topik pembicaraannya. Percayalah, di lain waktu, ketika Anda menceritakan sesuatu yang tidak menarik baginya, dia akan mendengarkan Anda.
3. Beri waktu untuk sosialisasi
Pada dasarnya semua pria senang diakui dan dikagumi. Tetapi kadang mereka juga ingin pergi keluar dan berkumpul bersama teman-temannya. Berkumpul bersama teman-teman memberinya semangat. Dia merasa bebas untuk bercerita apa saja. Pengertian yang Anda berikan padanya membuatnya merasakan kedekatan yang luar biasa tanpa tuntutan yang berlebihan. Namun, tentu saja, tidak berarti dia boleh semena-mena dengan pengertian yang Anda berikan, tak berarti ia dapat melakukannya setiap malam.
4. Beri perhatian kecil
Seorang suami akan sangat gembira jika istrinya merapikan meja kerjanya yang sangat berantakan atau telah menyiapkan secangkir kopi yang masih hangat sepulangnya dari kantor. Pasti dia akan tersentuh. Perhatian-perhatian kecil sangat berarti bagi pasangan. Hal ini mengingatkannya pada kebutuhannya dan penemuan atas dirinya yang merupakan prioritas. Oleh karena itu, lain kali cobalah untuk mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukannya, pada saat dia sedang sangat sibuk dengan pekerjaannya atau bila dia sedang stres. Dia akan merasakan betapa Anda memperhatikannya.
Tentu saja, mengantisipasi kebutuhannya juga berlaku di atas tempat tidur. Misalnya, berinisiatif mengajaknya berintim-intim atau mengingatkan suami akan saat-sata ia masih lajang sekaligus saat ia merasanya dirinya begitu jantan dan menarik.
5. Beri pujian
Mungkin akan terjadi banyak sekali perubahan pada seorang pria jika ia sudah berusia 40 tahun atau lebih. Tapi satu hal yang pasti tidak berubah adalah rasa percaya diri pasangan yang tidak lepas dari bagaimana dia menjalankankan tugasnya sebagai "pria sejati". Entah itu dalam bentuk penampilannya di tempat kerja, kehebatannya di ranjang, dan perilakunya sebagai seorang ayah. Oleh karena itu, beri pujian sesering mungkin dan pastikan pujian itu tulus serta tidak berlebihan. Jangan berikan pujian hanya sambil lalu. Bila dia mendapat promosi, misalnya, katakan, "Wow, akhirnya mereka melihat hasil kerja keras kamu. Kamu memang berhak mendapatkannya. Kamu memang luar biasa!"
6. Beri kepercayaan
Jangan selalu mengatakan padanya untuk berhati-hati mengendarai mobil atau untuk segera menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan orang tuanya. Dia akan mengatasinya bila dia memutuskan untuk menyelesaikannya. Terlalu banyak nasehat akan membuatnya merasa tidak dipercaya dan hal ini dapat menjadi bumerang bagi Anda.
7. Wujudkan impiannya
Kita semua punya mimpi. Dengan pekerjaan yang sangat menuntut dan melelahkan, anak-anak yang banyak, dan hubungan antara teman-teman serta keluarga, hidup pada tahapan ini merupakan sesuatu yang kaya dan layak dihargai. Tetapi juga perlu memberikan sedikit ruang untuk mewujudkan petualangan yang nyata. Impian menghubungkan kita pada masa lalu yang membuat kita merasa tidak terbatas dan berjanji pada masa depan untuk tidak terlalu bebas.
Cobalah untuk membuat interaksi yang lebih banyak positifnya dibanding negatifnya. Mungkin sebaiknya bersikap jujur bahwa Anda tidak dapat memberikan impiannya atau bahwa impiannya tidak praktis atau realists. Coba tanya pada diri sendiri, apa yang ingin Anda berikan pada pasangan? Dukungan atau malah mau menghancurkannya?
SUMBER: NOVA

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home