Sunday, October 29, 2006

Dangdutan nyookkkk

Berdasarkan permintaan wiwid hehehe. here are the songs for you my dear hihihihi :D
1. SMS by Ria Amelia klik di sini.
2. Jablai by Titi Kamal klik di sini.
Selamat berjoget yaa.. hihihihihi tarikkkk maaaaanggggggg!!!!!

Saturday, October 28, 2006

Pesawat Jatuh

Aku lagi siap2 mau pulang ke Indonesia. Aku udah pesan tiket Singapore Airlines. Tiket udah siap, koper dan bawaan lain juga udah siap. Pergilah aku ke aiport.

Setelah menunggu beberapa menit, tiba saatnya untuk naik ke pesawat. and.. surpriiiiiiise! Pesawatnya kecil dan tuaaaaaaaaaaa banget. Terus kok tulisan yang tercantum di badan pesawat bukan nama maskapai penerbangan yang aku pilih melainkan maskapai penerbangan lain, aku ga ingat namanya tapi yang pasti punya Indonesia hehehehe. Karena takut salah dengar atau salah naik, aku tanya aja ke mbak2 yang meriksa tiket dan ternyata memang benar ini pesawat yang akan bawa aku ke Indonesia. Terus aku bilang ke mbak2 itu "Ya ampun mbak.. memang bisa nyampe ke Indonesia 15 jam pake pesawat model gini??" Mbak2 itu jawab, "bisa kok mbak tenang aja".

Ya udahlah dengan berat hati aku naik aja ke pesawat itu. Terus biasanya kan orang lain yang lagi pada nunggu pesawatnya juga ga pada dadah2an ya kita, eh ini mereka ga cuma bilang dadah or bubye tapi mereka juga bilang "byeeeee I hope u can swimmmmm!!!" halaahhh tambah deg2an aja akunya.

Anyway sekarang scene-nya ada di dalam pesawat. Sesampainya di dalam pesawat, aku surprise lagi ngeliat awak kabinnya yang banyak banget, and sebagian besar tuh bukannya mbak2 pramugari yang cantik2 tapi ibu2 yang gendut2. Secara ga sengaja aku dengar percakapan mereka. Salah satu dari ibu2 awak kabin itu bilang "eh tugas di mana kamu sekarang?", ibu awak kabin lainnya jawab "oh aku di wing (sayap) kiri, kamu di wing kanan ya?"
Nah karena aku punya prinsip malu bertanya sesat di pesawat, tanyalah aku sama si ibu2 awak kabin itu "Ohhh emang ada tugas wing kiri wing kanan ya bu? maksudnya apa ya?" Si ibu itu menjawab sambil tersenyum manis ala pramugrari "Ya iya dong mbak, petugas wing kiri dan wing kanan itu fungsinya untuk menyeimbangkan pesawat kalo lagi terbang. Kalo di wing kiri atau wing kanan semua nanti terbangnya miring-miring dong???!!!! *Gubrakkksss*

Anyway dengan segala suprise yang aku dapat tadi, instead of leaving and get out from the plane, aku tetap nekat naik itu pesawat. Beberapa menit setelah lepas landas, terbang bebas.. "BOOMMMMM" pesawat meledak, terpecah jadi dua (kayak di film seri Lost). Aku terhempas and jatuh bebas dari pesawat yang terbelah dua, anehnya beberapa saat sebelum badan ini terhempas di tanah, dari permukaan tanah muncul bantal seperti air bag yang ada di mobil; jadi walaupun jatuh, aku masih bisa selamat. Ternyata penumpang yang selamat bukan aku sendiri, tapi juga mbak2 yang meriksa tiket tadi. Aku bilang ke mbak2 itu "Tuh kan mbak, apa saya bilang?! pesawat ini ga bisa bawa saya pulang ke Indonesia" ehhhh dengan santainya mbak2 itu bilang "Ya ampun mbak.. ini juga masih untung pesawatnya jatuh ga jauh2 amat dari airport!"
*speachless* and terbangun gara2 telepon iseng dari Indonesia.

Thursday, October 26, 2006

Masih cerita lebaran

Hi people!! Akhirnya sempat juga lebaran ke rumah Dubes RI. lumayan deh bisa ketemuan sama si gulai dan si opor. Lebarannya orang Indonesia di Paris, ga kaya lebarannya orang Indonesia di negara lain. Kalo kebanyakan di negara lain dirayainnya langsung di KBRI-nya, kalo di Paris cuma sholat iednya yang di KBRI sedangkan perayaannya di rumah Bapak Dubesnya. Cool kan?? hehehehe....

Perayaan lebaran di rumah Dubes RI kali ini (RDRI :p) sedikit berbeda dengan tahun2 sebelumnya. Yang bikin beda pertama tempatnya. Dulu taman yang ada di depan ga seindah taman yang sekarang, begitu juga open space yang ada di bagian tengah rumah. Dulu di open space itu cuma ada kerikil-kerikil kecil, nah kalo sekarang ada tempat untuk bikin panggung, kolam ikan and taman2 kecilnya.. pokoknya jadi lebih indah deh.. and dikasih nama Balai Rakyat. Once again..Cool kan? hehehehe...

Perbedaan yang kedua, bapak Dubes-nya baru. Beliau dan ibu Dubes mau membaur, ngobrol ke sana ke mari, berikut juga ngobrol sama anak2; berkat beliaulah acaranya jadi lebih teratur tapi tetap relaks.

Perbedaan ketiga yang paling penting hehehe, tahun ini makanannya jauh lebih banyak dibandingkan tahun2 sebelumnya. Di tahun2 sebelumnya, kalau kita datang jam 12 siang (walaupun undangannya juga jam 12 siang), udah pasti kita ga akan kebagian makanan; sedangkan tahun ini, sampai jam 3 sore pun makanan masih berlimpah ruah.. Apa rahasianya?? rahasianya untuk tahun ini makanan baru dikeluarkan setelah para tamu bersalam2an sama keluarga bapak Dubes. Hebat kan?? tertib and semua senang karena semua kebagian makanan. Kalau nggak kan kasian yang datang telat dan udah termimpi2 untuk makan opor and gulai.


Anyway kesimpulannya, lebaran is getting better and better each year. Terlebih lagi tahun ini, karena aku dapat kenalan baru, yaitu Marini and Sumi. It was really nice to meet you girls.. :)

oiya untuk foto2 lengkapnya bisa dilihat di sini atau di sini.

Tuesday, October 24, 2006

Lebaran Stuffs

Lebaran kali ini aku memutuskan untuk tidak pulang. Selain karena baru tahun lalu aku pulang, tahun ini aku juga tidak punya libur panjang. Libur yang aku punya cuma 1 minggu. Ya apa boleh buat, aku terpaksa cuma bisa menikmati lebaran di KBRI. Sedihkah?! Ya gimana ya, kayaknya kata nelangsa jauh lebih tepat deh hehehe. Walaupun ini bukan pertama kalinya berlebaran di negeri orang tapi tetap aja perasaan nelangsa dan kehilangan itu ada; dan ga tanggung2, nelangsanya itu pake banget lho. Ga bisa sungkeman sama bapak dan ibu, ga bisa maaf2an langsung sama adik tersayang. Belum lagi acara makan2nya. Wahhhh jadi tambah kangen deh. Anyway sutralah, ga ada gunanya juga bersedih2 atau bernelangsa ria terus2an. It is the time to work on the reality, making the reality looks better. Betulkan? Yah walaupun tetap aja ga akan sama,namanya juga usaha. Lagi pula inti dari lebaran itu kan saling memaafkan, itu kan yang terpenting?? :)

So for all the people who celebrate Idul Fitri and/or know me and David:


SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Untuk Bapak dan Ibu,
Aku dan David mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahan yang pernah kami lakukan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Manusia tidak ada yang luput dari kesalahan. Oleh karena itu sekali lagi maafkan kami ya Bapak dan Ibuku sayang. Kami juga minta maaf karena tahun ini kita tidak bisa pulang. Semoga Allah mengizinkan kami untuk pulang dan bertemu lagi dengan Bapak dan Ibu di lebaran tahun depan. Amien.
Untuk Adikku sayang,
Aku and David minta maaf kalo selama ini suka iseng sama kamu, suka jahilin kamu, suka jutek sama kamu (terutama aku kalo mood lagi jelek). Pokoknya maafinlah ya, nanti kamu aku maafin juga deh hehehehe. Oiya di hari yang penuh berkah ini, aku juga doain kamu lho supaya di lebaran tahun depan, kamu udah punya pendamping yang baik dan sayang sama kamu, bapak dan ibu..Amien. Lagipula kasian kan ibu kalo direcokin kamu melulu hehehehe..

Monday, October 23, 2006

Capeekkk..

Bergaya-gaya mo masak ceritanya. Bikin lontong.. jadi, bikin sambal goreng.. jadi, bikin opor.. jadi, badan rontok juga jadi.... Nasibbbbbb....

Relieved

Akhirnya bisa juga diubah mendadak tanggal cutinya. Alhamdulillah :). Jadi tadi, begitu bangun pagi langsung mandi, kita berdua langsung nelponin bos ke HP-nya masing2 untuk ganti jadwal cuti.. Alhamdulillah urusan cuti beress!!! hehehe...
Nah untuk urusan masak memasak, terpaksa untuk pagi ini kita nrimo saja sarapan pake susu cokelat n kue2 lebaran yang aku pesan dari kedutaan. Belum ada opor, sambal goreng apalagi lontong. Untuk tiga yang terakhir tersebut kayanya baru besok bisa terwujud. Hari ini kita pergi aja deh kekedutaan. Menikmati apa yang ada. Menerima kenyataan dengan lapang dada. Hahahaha segitunya ya :d

Sunday, October 22, 2006

Shocking Lebaran

Lebaran kali ini rada membingungkan. Kenapa? Karena katanya dari awal kemungkinan besar lebarannya akan jatuh pada tanggal 24 Oktober. Eh ternyata oh ternyata, pas aku liat di website tadi malam jam 21, jatuhnya jadi tanggal 23 Oktober. Aku antara bingung, seneng, dan sedih pas tau hal tersebut. Alasannya? ya karena aku dan suamiku udah terlanjur ngambil cuti untuk tgl 24 bukan tgl 23. Bisa ga ya ganti tanggal secara mendadak? semoga aja bisa deh. Terus yang kedua, karena aku pikir lebarannya tgl 24 jadi aku belum masak apa2an untuk besok. Gawat deh nih, runyam segala rencana lebaranan.

Friday, October 20, 2006

Happy Birthday Ibu..

Ibuku tersayang
Tak terasa hari ini umurmu bertambah satu
Selamat ulang tahun ya Ibu
Semoga panjang umur, murah rejeki, dan sehat selalu
Semoga segala yang Ibu inginkan bisa tercapai
Aku belum bisa kasih apa-apa untuk Ibu
Aku hanya bisa mengucap nama Ibu dalam doaku
Sekali lagi selamat ulang tahun ya Ibu
Semoga Allah memberi Ibu umur yang panjang agar bisa terus menambah amal ibadah; dijauhkan dari penyakit dan senantiasa diberikan kesehatan; semoga Ibu selalu berada dalam lindungan-Nya dan mendapat ridho-Nya di setiap langkah yang Ibu ambil...
Amin.. Amin.. Ya robbal alamin

Thursday, October 19, 2006

I Remember The Time



Krisdayanti, one of the greatest singer in Indonesia. She is beautiful and her english is not bad at all, am I right? One thing for sure, I think she is more ready to do the "go international" thing than Agnes Monica hehehe. well Agnes is a good singer and actress..i just wish she dances differently.

Tuesday, October 10, 2006

Himbauan

Kepada semua orang yang sudah menikah atau punya anak, harap diketahui bahwa mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti atau yang seide dengan "kapan menikah" atau "sudah punya anak belum?" secara repetitif atau berulang kepada mereka yang belum menikah atau punya anak adalah tindakan yang sangat tidak berperasaan, insensitif, membosankan dan bodoh. So instead of asking the same question again and again u can just pray for me or for the people who are not as lucky as u are. Lagi pula manusia bukan Tuhan, manusia tidak akan bisa mengerti manusia lain. So please stop asking those insensitives questions repetitively because u are not helping at all by doing it. I will let u know if it happens.

PS: Don't bother to call if only for asking those question.

Friday, October 06, 2006

Where to live: an appartement or a house?

Aku dan suamiku punya pendapat yang berbeda tentang di mana kita harus tinggal nantinya.

Kalo suamiku, dia lebih suka tinggal di apartemen. Alasannya, pertama, lebih praktis, karena biasanya apartemen terletak di tengah kota, sehingga jarak ga jadi masalah. Subway dan supermarket hanya 1 menit jalan kaki dari letak apartemen, bisa pulang untuk makan siang saat jam istirahat. Jarak dan waktu tempuh kemana-mana ga pernah jadi masalah. Jadi selain hemat waktu juga hemat uang dan bahan bakar.

Kedua, menurutnya tinggal di apartemen lebih aman dan mudah. Kita gak gampang diganggu "sembarang" tamu karena selain ada attendant atau guardien-nya, di apartemen biasanya ada interkom or bahkan cameraphone. Jadi kita bisa nge-cek apa ini tamu yang kita inginkan atau tidak. Belum lagi kalo ada masalah, misalnya litrik mati, pipa bocor, wc mampet. Kita tinggal hubungi aja bapak attendant or guardien tersebut. Nanti dia deh yang ngurus semuanya. Terus kalo kita mau pergi2 untuk jangka waktu lama, kita ga perlu khawatir akan keamanan apartemen kita dan isinya, karena ya itu tadi ada pak attendant :)

Alasannya lainnya, harga rumah di tengah kota Paris mahalnya minta ampun. Hanya orang yang sangat kaya raya super duper banget sekali ampun2an yang bisa beli rumah di tengah kota Paris.

Nah kalo aku sebenarnya merasa ga pas tinggal di apartemen. Kenapa?
Pertama, aku lebih suka rumah yang ada tanahnya, yang di saat hujan bisa memunculkan aroma hujan yang khas. Terlebih lagi nanti kalau misalnya nanti sudah punya anak. Kayaknya kok riskan ya kalau tinggal di apartemen yang tinggi. Sekalipun apartemen yang ada di Paris ga pernah lebih dari 7 or 8 lantai, tapi kan tetap aja, begitu buka pintu anak-anak bisa langsung mengakses tangga atau elevator.

Kedua, soal masak-memasak. Seperti yang aku udah ceritakan sebelumnya, di apartemen kita ga bisa memasak semau kita. Jangankan ikan asin, aku pernah kok diomelin tetangga bawah hanya karena masak masakan india yang notabene bau bumbunya nendang banget.

Ketiga, toleransi harus tinggi. Kalau tetangga lagi pesta-pesta, mau ga mau kita juga ikutan pesta. Tapiii tunggu dulu!! ini bukan karena kita diundang lho, tapi lebih ke arah kebagian brisiknya. Untungnya jendela yang ada di rumah kita itu jendela berperedam suara, jadi suara2 dari luar ga akan masuk terlalu banyak. Bayangin aja kalo nggak?! Saat tetangga bawah lagi pesta, kita dipaksa untuk ikut dengerin musiknya yang hingar-bingar, nah kalo tetangga atas yang lagi pesta, bukan hanya musik yang terpaksa kita dengar tapi juga jedak-jeduk langkah kakinya, yang udah pasti bukan hanya 1 orang tp bisa lebih dari 10 orang. Ya jelaslah yaw namanya juga pesta. Yang paling menderita biasanya pas musim panas. Orang sini kan anti banget sama AC, karena menurut mereka ga sehat dan merusak lingkungan. Jadi kita harus buka jendela di waktu malam supaya ademan dikit. Nah kalo kebetulan ada tetangga yang lagi pesta, ya kita terpaksa begadang juga deh. Itulah yang memaksa kita akhirnya untuk beli kipas angin and AC portable supaya jendela bisa ditutup. *Sigh* untung biasanya pesta2 itu cuma diadakan pas akhir pekan, eh tapi ada juga lho jenis aktivitas lain yang biasanya dilakuin malam hari dan ga cuma pas akhir pekan. Bukan tidur loh...apa coba?? yakk benar faire l'amour :) alias making love. Bayangkan aja, saat musim panas, jendela terbuka, lagi pengen tidur, eh denger jedak-jeduk beritmik and desahan atau teriakan2 aneh dari lantai atas hehehe :) Halah halahhh mbok yao ditutup dulu itu jendelanya wahai tetanggaku!!! mo berbagi keceriaan ya?? hikhikhikhik...

Thursday, October 05, 2006

Homesick nihhh

Aku lagi kangen banget nih sama Jakarta. Biasanya kalo aku lagi kangen begini, selain telfon2an dan sms-an, masak masakan Indonesia, aku juga dengerin musik2 indonesia dari beberapa radio internet.

Untuk urusan telfon-telfonan dan sms-an sih ga terlalu masalah karena ada Yahoo dan Skype (iklan kali?!). Nah untuk urusan makanan ini yang rada susah. Yah namanya orang homesick, apapun yang bersifat Indonesia selalu diburu sampai titik darah penghabisan. Misalnya tempe; tempe itu bisa jadi sesuatu yang sangat berharga, sampai dibela2in naik subway PP 1,5 jam hanya untuk bisa dapetin itu tempe. Ikan asin, biarpun sampai dimarahin tetangga karena baunya yang menurut mereka amit2 (tinggal di apartemen bo'), tetep aja digoreng. Emping, yang saat digoreng bikin teriakan panik dari suami "eh kok kayak bau gas bocor sih nih?? " sambil meriksa2 selang2 gas, teuteuupp aja dimakan. Aduh gimana terasi ya hehehe.. untuk yang satu ini aku belum berani nyoba. Takut dipanggilin pemadam kebakaran sama tetangga hihihihi.

Belum lagi masalah musik. Dulu selagi masih di Indonesia aku jarang dengerin dangdut. Sekarang?? musik apapun aku dengerin, dari pop, rock, dangdut, keroncong, sampe campur sari. Gila ya? betapa homesick bisa mengubah seseorang.
Oiya ada cerita lucu saat aku dengerin radio Indonesia. Jadi gini, waktu itu kebetulan suamiku ada di rumah dan tu radio banyak banget nyiarin lagu2nya ratu (TTM, Buaya darat, Jangan bilang siapa2 dll). Tau donk Ratu? itu lho groupnya maya and mulan kwok yang memproklamirkan diri sebagai group pop rock?! You know what my husband said about their songs?? Dia bilang "Kenapa sih orang Indonesia kalo bikin lagu selalu aja ga jauh2 dari cinta2an? selalu aja ada kata2 "cintaku" "padamu" "dirimu" "diriku" yang begitu2 deh. Melow banget?!". Dalam hati aku cuma bilang "alamak ratu dibilang melow? gimana kalo dia denger obbie messakh, dian pisesha, nia daniati ya? thanks to Harmoko yang udah bilang stop lagu cengeng"

Wednesday, October 04, 2006

Song of the day

Selagi orang lain merasa khawatir aku selalu siap untuk membesarkan hatinya. Di saat perasaanku yang tidak tenang cuma ada oom Bob dan suamiku aja yang berusaha menenangkan aku. Thanks to both of you :)
DON'T WORRY BE HAPPY
(whistling)
Here's a little song i wrote,
you might want to sing it note for note,
don't worry, be happy
in every life we have some trouble,
when you worry you make it double
don't worry, be happy
dont worry be happy now
dont worry be happy
dont worry be happy
dont worry be happy
dont worry be happy
aint got no place to lay your head,
somebody came and took your bed,
don't worry, be happy
the landlord say your rent is late,
he may have to litagate,
dont worry (small laugh) be happy,
look at me im happy,
don't worry, be happy
i give you my phone number,
when your worried, call me,
i make you happy

don't worry, be happy

aint got no cash, aint got no style,
aint got no gal to make you smile
but don't worry, be happy

cos when you worry, your face will frown,
and that will bring everybody down,
so don't worry, be happy

don't worry, be happy now...
don't worry, be happy
don't worry, be happy
don't worry, be happy
don't worry, be happy

now there this song i wrote
i hope you you learned it note for note
like good little children

dont worry be happy

listen to what i say
in your life expect some trouble
when you worry you make it double
dont worry be happy
be happy now

dont worry, be happy
dont worry, be happy
dont worry, be happy
dont worry, be happy
dont worry
dont worry be happy
don't worry, don't worry, don't do it,
be happy,put a smile on your face,
don't bring everybody down like this

don't worry, it will soon pass whatever it is,
don't worry, be happy,
i'm not worried
By: Om Bob Marley

Sunday, October 01, 2006

Lebaran ala batak

Sebulan lagi Lebaran………..

Horas Lebaran..!
Saudara-saudara sekalian...
Meskipun hidup semakin 'Simanungkalit',
Harga-harga 'Naek Sagala', dan 'Pandapotan Manurung', banyak ‘sihotang’,
keadaan semakin ‘ginting’, kepala pusing sampai ‘sibutar-butar’, rakyat miskin sudah ‘pangaribuan’, anak-anak nangis ‘marpaung-paung’ dan otak sudah ‘sitompul’.
Janganlah kita putus 'Harahap'dan harus sabar ‘sitorus’.
Mintalah selalu 'Parlindungan' pada Allah SWT...
Apalagi dalam Bulan Ramadhan ini
Karena hidup bukan hanya 'Manuntut Pangaribuan'.
Kita harus 'Bonar-Bonar Togaaar' manghadapi cobaan.
Uruslah akhlak kita baik-baik, jangan suka usil pada 'Situmorang'.
Walaupun 'Simarmata' kita sering melihat ketidakadilan,
Tetaplah 'Manahan Sabar Sitorus',
Supaya terciptalah 'Pardamean' abadi dan 'Pohan' kebaikan kita berbuah 'Siregar'...
Mari saling memaafkan atas Sagala 'Silalahi' kita semua...
Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

NB: Harap cepat pergi ke 'Panjaitan' untuk baju baru, sebelum 'Situmorang' pada mudik...



Note: This post is made for fun not to violate human rights.
Source: Mailing list.

Sate yang bukan sembarang sate

Republika 16 Juni 2006

Bila berkunjung ke daerah, kenali dulu bahan makanan "aneh" yang akan kita santap agar terbebas dari asupan bahan tidak halal.

SOLO

Ada sate yang bukan sembarang sate di Solo. Namanya "sate jamu". Sekilas, tak ada yang aneh pada makanan ini, lumrah seperti sate kebanyakan. Embel-embel jamu di di belakangnya, lebih menggiring asosiasi pembeli pada jamu gendong atau produk herbal lain yang menyehatkan. Namun, setelah diamati dan diteliti lebih lanjut, ternyata yang dimaksud dengan sate jamu bukanlah sate yang dibubuhi jamu atau yang berkhasiat jamu. Sate itu sebenarnya hanyalah nama samaran dari sate yang terbuat dari daging anjing! Makanan ini dijual orang di warung-warung pinggir jalan antara Solo dan Boyolali, serta jalan lain di sekitar Kartosuro. Penggunaan nama menu yang tidak berterus terang ini menimbulkan persepsi yang salah bagi konsumen muslim. Kalau yang ditawarkan adalah sate anjing atau sate babi, tentulah sebagai muslim kita akan menghindarinya dengan kesadaran penuh. Tetapi dengan nama yang tidak jelas tersebut bisa saja kita jadi tertipu dan memakan menu tersebut tanpa merasa bersalah.

BALI

Di Bali, orang mungkin sudah sangat terbiasa dengan makanan bernama "lawar". Masyarakat Bali sering membuat menu istimewa ini pada acara-acara hajatan mereka. Makanan ini terdiri dari bermacam-macam sayuran yang dicampur dengan daging dan bumbu. Sepintas makanan ini mirip dengan urab di Jawa. Tidak banyak yang tahu bahwa di dalam lawar tersebut sering ditambahkan darah segar yang dikucurkan. Biasanya berasal dari darah ayam atau hewan lainnya, yang ditambahkan bersama bumbu-bumbuan. Adanya darah segar itu tentu saja menjadikan masakan tersebut haram bagi umat Islam. Apalagi darah yang masih mengalir tersebut ditambahkan dalam keadaan mentah, yang selain haram juga tidak sehat. Ada beberapa restoran modern yang sudah memodifikasi masakan daerah tersebut menjadi lebih higienis dan halal. Lawar yang sebelumnya banyak menggunakan darah segar itu telah dimodifikasi menggunakan bumbu-bumbu yang halal, seperti kecap dan sejenis saus. Tetapi kadang kita sulit membedakan mana lawar yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan Muslim atau yang masih menggunakan bahan haram.

JAWA TENGAH

Di daerah lain di pulau Jawa masih banyak juga warung dan rumah makan yang menyediakan makanan haram secara tersamar. Anda mungkin sering mendengar istilah "marus", yaitu darah yang dibekukan dan dimasak menjadi lauk-pauk yang cukup populer di beberapa tempat di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Marus ini sering berada di deretan menu bersama dengan tahu, tempe dan lauk lainnya. Sepintas lalu marus ini mirip dengan tahu bacem yang berwarna cokelat gelap. Kalau disandingkan dengan tahu bacem, konsumen akan sulit membedakan mana yang marus dan mana yang tahu. Jika kita tidak kritis dan hati-hati, bisa saja tertukar, sebagaimana yang pernah dialami para pembeli dari luar kota yang tidak mengenal marus dengan baik. Ada pula marus yang dimasak ala sate, dengan membuatnya potongan-potongan kecil dan menusuknya dengan tusukan layaknya sate. Parahnya, masakan ini kemudian dicampur dengan sate-sate yang lain, seperti sate ati, telur puyuh, jerohan ayam dan kerang. Konsumen yang tidak tahu akan menganggapnya sebagai jerohan, karena bentuk dan warnanya mirip dengan sate ati. Sebagaimana lawar di Bali, marus yang berasal dari darah yang mengalir itu hukumnya adalah haram bagi orang Islam. Darah hasil dari proses penyembelihan hewan, seperti sapi dan ayam, selayaknya memang tidak boleh dikonsumsi oleh manusia. Selain haram, di dalamnya juga mengandung bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit. Di rumah-rumah potong yang telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI, pemanfaatan darah ini menjadi salah satu prasyarat, apakah ia layak mendapatkan sertifikat halal atau tidak. Jika masih memanfaatkan darah tersebut untuk keperluan manusia (dikonsumsi), maka rumah potong tersebut tidak bisa mendapatkan sertifikat halal, meskipun daging yang dihasilkannya disembelih secara Islam.

MANADO

Di Manado, sangat gampang mendapatkan masakan khas daerah itu yang berasal dari tikus. Tikus kelapa yang banyak terdapat di perkebunan kelapa di daerah itu diburu orang untuk dijadikan masakan khas Manado yang konon menurut penduduk setempat menghasilkan masakan yang enak. Harganyapun cukup mahal, ketika sudah disajikan di restoran-restoran. Jadi, sah-sah saja berwisata kuliner jika berkunjung ke berbagai daerah. Namun kehati-hatian tetap harus utama. Boleh-boleh saja mencoba masakan khas di daerah tersebut, tetapi ingat, standar kehalalan yang menjadi pedoman bagi seorang Muslim harus tetap dijaga.

Ir Nur Wahid Msi, auditor LPPOM MUI dan ketua redaksi Jurnal Halal.