Monday, August 27, 2007

An excuse

Teman-teman yang baik,
Mohon maaf ya, kalo belum bisa mengunjungi MP teman2 semua, saya lagi pulang kampung... yah walaupun saya cinta negara saya ini tapiiiii namanya negara berkembang, saya harus ekstra maklum kalo internet lemotnya ampun2an hehehe.
Sekali lagi mohon maaf ya temans, and thank you for your understanding.

A bientot

Sari

Thursday, August 16, 2007

Agar Suami Merasa Istimewa

Jika ingin memperlihatkan pada pasangan betapa dia begitu istimewa, Anda bisa saja bilang, "Aku sayang kamu." Atau, memberinya kejutan-kejutan kecil yang manis. Di atas segalanya, sebetulnya cara terbaik untuk membuatnya merasa istimewa adalah dengan tindakan atau perbuatan yang sederhana.

Bila ingin membuatnya bahagia dan merasa beruntung telah menikahi wanita impian (yaitu Anda), terapkanlah salah satu atau beberapa tips berikut ini.

1. Beri waktu untuk sendiri
Selain pekerjaan dan keluarga, seorang pria memang sangat membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri karena hal ini akan membantu mereka untuk berubah dari seseorang yang kaku dan berwibawa menjadi seorang pria yang penuh perhatian dan kasih sayang. Banyak wanita yang menggunakan berbicara sebagai cara memperkuat ikatan, tetapi banyak pria menganggap berbicara sebagai sesuatu yang harus dilakukannya sepanjang hari untuk memastikan mereka tidak didesak ataupun dipaksa.

2. Dengarkanlah dia
Sering kali, sesuatu yang menurut suami menarik atau penting namun belum tentu menarik dan penting bagi Anda. Oleh karena itu, pandai-pandailah bersikap. Jika perlu berdiplomasilah sedikit. Tak ada ruginya, kok, memberi perhatian atas apa yang diceritakannya walau mungkin Anda tidak tertarik dengan topik pembicaraannya. Percayalah, di lain waktu, ketika Anda menceritakan sesuatu yang tidak menarik baginya, dia akan mendengarkan Anda.

3. Beri waktu untuk sosialisasi
Pada dasarnya semua pria senang diakui dan dikagumi. Tetapi kadang mereka juga ingin pergi keluar dan berkumpul bersama teman-temannya. Berkumpul bersama teman-teman memberinya semangat. Dia merasa bebas untuk bercerita apa saja. Pengertian yang Anda berikan padanya membuatnya merasakan kedekatan yang luar biasa tanpa tuntutan yang berlebihan. Namun, tentu saja, tidak berarti dia boleh semena-mena dengan pengertian yang Anda berikan, tak berarti ia dapat melakukannya setiap malam.

4. Beri perhatian kecil
Seorang suami akan sangat gembira jika istrinya merapikan meja kerjanya yang sangat berantakan atau telah menyiapkan secangkir kopi yang masih hangat sepulangnya dari kantor. Pasti dia akan tersentuh. Perhatian-perhatian kecil sangat berarti bagi pasangan. Hal ini mengingatkannya pada kebutuhannya dan penemuan atas dirinya yang merupakan prioritas. Oleh karena itu, lain kali cobalah untuk mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukannya, pada saat dia sedang sangat sibuk dengan pekerjaannya atau bila dia sedang stres. Dia akan merasakan betapa Anda memperhatikannya.

Tentu saja, mengantisipasi kebutuhannya juga berlaku di atas tempat tidur. Misalnya, berinisiatif mengajaknya berintim-intim atau mengingatkan suami akan saat-sata ia masih lajang sekaligus saat ia merasanya dirinya begitu jantan dan menarik.

5. Beri pujian
Mungkin akan terjadi banyak sekali perubahan pada seorang pria jika ia sudah berusia 40 tahun atau lebih. Tapi satu hal yang pasti tidak berubah adalah rasa percaya diri pasangan yang tidak lepas dari bagaimana dia menjalankankan tugasnya sebagai "pria sejati". Entah itu dalam bentuk penampilannya di tempat kerja, kehebatannya di ranjang, dan perilakunya sebagai seorang ayah. Oleh karena itu, beri pujian sesering mungkin dan pastikan pujian itu tulus serta tidak berlebihan. Jangan berikan pujian hanya sambil lalu. Bila dia mendapat promosi, misalnya, katakan, "Wow, akhirnya mereka melihat hasil kerja keras kamu. Kamu memang berhak mendapatkannya. Kamu memang luar biasa!"

6. Beri kepercayaan
Jangan selalu mengatakan padanya untuk berhati-hati mengendarai mobil atau untuk segera menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan orang tuanya. Dia akan mengatasinya bila dia memutuskan untuk menyelesaikannya. Terlalu banyak nasehat akan membuatnya merasa tidak dipercaya dan hal ini dapat menjadi bumerang bagi Anda.

7. Wujudkan impiannya
Kita semua punya mimpi. Dengan pekerjaan yang sangat menuntut dan melelahkan, anak-anak yang banyak, dan hubungan antara teman-teman serta keluarga, hidup pada tahapan ini merupakan sesuatu yang kaya dan layak dihargai. Tetapi juga perlu memberikan sedikit ruang untuk mewujudkan petualangan yang nyata. Impian menghubungkan kita pada masa lalu yang membuat kita merasa tidak terbatas dan berjanji pada masa depan untuk tidak terlalu bebas.

Cobalah untuk membuat interaksi yang lebih banyak positifnya dibanding negatifnya. Mungkin sebaiknya bersikap jujur bahwa Anda tidak dapat memberikan impiannya atau bahwa impiannya tidak praktis atau realists. Coba tanya pada diri sendiri, apa yang ingin Anda berikan pada pasangan? Dukungan atau malah mau menghancurkannya?

SUMBER: NOVA

Friday, August 10, 2007

tes

tes

tes

Fenomena Pulang Kampung

  1. Orang-orang yang di Indonesia, yang tadinya jarang kontak, tiba2 rajin SMS, ujung2nya minta oleh2.
  2. Orang-orang yang di Indonesia yang selama gue di Indonesia jarang available di saat gue butuh teman curhat, sekarang jadi rajin SMS, apalagi kalo ujung2nya cuma minta oleh2.
  3. Orang-orang yang di Prancis, banyak yang nitip buat keluarganya di Indonesia, which is OK buat gue, asallllll jangan gue dong yang disuruh ngambil barang titipan mereka ke tempat mereka masing2. Emang gue delivery servive???? DHL aja minta charge tambahan loh kalo kita mau mereka ngambil barangnya.
  4. Orang-orang yang di Prancis, kalo nitip minta dibawain sesuatu dari Indonesia tuh yang masuk akal dong, masa nitipnya loyang martabak manis yang beratnya amit2?????!!!! Giliran gue jawab gue ga mau, eh ngambek. Udah gitu pake acara ngebujuk2 lagi... "Ga berat kok Sar, asal lo bungkus aja pake baju pasti beratnya berkurang???" Hahhhhh sejak kapan ada teori barang dibungkus baju beratnya jadi berkurang????? lo sangka mentang2 gue di pesawat kayak di luar angkasa yang semuanya bisa melayang????? Heran!!!!! Lagian gue aja ogah bawa buat diri gue sendiri, ngapain juga gue bawain buat elo. Berat banget lagi!! Sorry ya, gue ga mau!! Berat!!!! Terserah deh lo mo ngambek apa nggak. Belajar nahan diri kek, gue aja ga berani nitip macem2 kalo ada orang pulang kampung, eh ini lagi nitipnya yang beratnya amit2... ogah deh...

Thursday, August 02, 2007

Stres!!! Bete Berat!!!!

Baru dapat telpon dari Jakarta, temen gue yang hidupnya bergajulan, narkoba iya, ngerokok iya, pulang pagi hampir tiap hari, ga merit sama cowoknya eh dia hamil udah gitu mau digugurin lagi. Ini kehamilan yang ketiga buat dia, dua kehamilannya yang pertama dengan cowok yang berbeda dan digugurin juga.

Yang bikin gue bingung, kenapa ya kok malah orang model begitu bukannya dikasih hukuman tapi kok malah dikasih hamil??? sampai berkali2 lagi?? sedangkan gue yang gue merasa jauh lebih siap kok malah belum dikasih juga??? Ga adil banget kan???? Gue ngerasa Tuhan pilih kasih!!! salah apa sih gue??? idup gue lempeng2 aja kok, usaha iya, berdoa juga iya?? kenapa sih kok malah dia yang dikasih hamil bukan gue????? Capekk!!!:((

Bayangin udah gugurin kandungan 2 kali masih dikasih hamil??? bingung kan???? kenapa bukan gue aja yang dikasih hamil???? hmmmm seandainya gue bisa tau apa maksud Tuhan di balik keputusan-Nya ini...

Wednesday, August 01, 2007

BAHAYA FORMALIN

PEMAKAIAN FORMALIN JANGKA PANJANG, PICU KANKER

JAKARTA, KCM - Siapa sangka permen manis rasa susu yang selama ini menjadi favorit para ibu dan anak-anak ternyata mengandung racun berbahaya, formalin. Hal ini tentu membuat kita miris. Bagaimana tidak, formalin adalah pengawet berbahaya yang tidak boleh ada dalam makanan dan minuman karena dalam jangka panjang formalin di dalam tubuh akan memicu timbulnya kanker.

Menurut penjelasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sejumlah merek permen yang diimpor dari China mengandung formalin. Merek yang dimaksud antara lain White Rabbit Creamy Candy, Kimboy, Classic Candy, Blackcurrant, White Rabbit dan plum yang semuanya tak memiliki izin edar, serta permen White Rabbit bernomor Depkes RI SP No.231/10.09/96.

Humas Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) Dr.Ari Fahrial Syam, SpPD, mengatakan dampak kesehatan formalin pada seseorang dapat terjadi akibat paparan akut atau paparan kronis.

"Terpapar langsung (akut) pada formalin akan menyebabkan napas sesak, mata merah, atau iritasi kulit. Jika tertelan akan menyebabkan luka hebat di bagian pencernaan," katanya ketika dihubungi KCM lewat telepon, Rabu (1/8).

Sedangkan formalin dalam makanan yang sering dikonsumsi akan menyebabkan paparan berlangsung kronik. Pada jangka panjang, formalin akan menyebabkan perubahan struktur jaringan dan mutasi gen sehingga fungsi sel-sel berubah dan pada akhirnya dapat memicu kanker.

"Formalin pada permen memang dosisnya kecil dan setelah dimakan lalu kontak dengan jaringan akan hilang. Tetapi jika dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan perubahan jaringan dan sel menjadi cepat. Puluhan tahun kemudian akan dijumpai kasus-kasus kanker pada usia muda," ujar Ari Syam panjang lebar.

Selain itu formalin juga menyebabkan gangguan pada syaraf, manifestasinya berupa kemampuan daya pikir menurun, sulit tidur, mudah lupa, dan gangguan konsentrasi. Pada kaum perempuan formalin diduga juga menyebabkan kemandulan (infertilitas).

"Penelitian pada binatang menunjukkan formalin menyebabkan kanker, karenanya pemerintah harus dilakukan razia besar-besaran pada produk makanan dan minuman lalu hasilnya disampaikan kepada publik mana produk yang aman dan yang tidak berdasarkan penelitian BPOM," kata Ari Syam.

Ditambahkan oleh Ari Syam, masyarakat kurang mendapat informasi tentang keamanan suatu produk makanan. Oleh sebab itu ia menganjurkan agar konsumsi sayur dan buah ditingkatkan. "Selain sebagai antioksidan, sumber serat dan gizi, sayuran dan buah juga untuk menetralkan racun-racun yang tanpa kita sadari masuk ke dalam tubuh," katanya.

Produk makanan yang perlu dicurigai mengandung formalin antara lain mie basah, tahu, tempe, bakso, dan produk perikanan. Selain itu konsumen juga perlu waspada dengan pemakaian bahan kimia lain, seperti boraks, asam salisilat, kalium bomat, kalium klorat, Dietilpirokarbonat (DEP), dan Brominated Vegetable Oil (BVO). Untuk itu konsumen sebaiknya waspada dalam membeli makanan, terutama produk industri rumah tangga yang hingga kini pengawasannya masih sulit dilakukan.


Penulis: Lusia Kus Anna

SUMBER: Kompas